Kegiatan Evaluasi Rembuk Stunting di Kecamatan Purwodadi
Kegiatan Evaluasi Rembuk Stunting di Kecamatan Purwodadi

By administrator 12 Agu 2024, 15:29:44 WIB Rangkuman Berita

Berita Terkait

Berita Populer

Kegiatan Evaluasi Rembuk Stunting di Kecamatan Purwodadi

Keterangan Gambar : Kegiatan Evaluasi Rembuk Stunting di Kecamatan Purwodadi


Kegiatan  Acara Evaluasi Rembuk Penurunan Stunting pada untuk wilayah Kecamatan Purwodadi pada Hari Rabu, 07 Agustus 2024 dimulai pukul 09.00 sampai dengan selesai dihadiri langsung oleh Camat Purwodadi, Forkopimcam Purwodadi dan Kepala Puskesmas Bragolan, Kepala Puskesmas Bubutan, bersama segenap undangan serta unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya Camat Purwodadi menyampaikan bahwa saat ini, kita dihadapkan pada persoalan serius yakni kondisi gizi buruk pada penduduk yang mengakibatkan terjadinya stunting atau tubuh kerdil pada anak. Fenomena tersebut tentunya akan berdampak pada tingkat kecerdasan, kemampuan kognitif dan kesehatan karena mudah sakit. Oleh karenanya, secara nasional pemerintah berupaya menurunkan prevalensi anak balita penderita stunting dari 27,6 persen pada 2019 menjadi 14 persen di tahun 2024. Dijelaskan pula bahwa Provinsi Jawa Tengah menargetkan penurunan stunting mencapai angka 12.04 persen karena Jawa Tengah merupakan provinsi besar penyangga target Nasional.

Bupati Purworejo melalui Tim TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) Purworejo berkomitmen turunkan stunting hinggai 14 persen tahun 2024. Untuk angka stunting Tahun 2023 Kabupaten Purworejo masih di posisi 20,8%.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, data stunting Kabupaten Purworejo sebesar 15,7 persen. Data yang bersumber dari elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (E-PPGBM) tahun 2022 prevalensi sebesar 11,29 persen hasil update penimbangan serentak bulan Agustus 2022.

Upaya penurunan angka stunting antara lain dilakukan dengan meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat, salah satunya konsumsi ikan. Karena ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat tepat dalam penyediaan gizi yang sehat, halal dan baik terhadap keluarga.

Petugas PLKB sebagai Kader BKKBN di Kecamatan dapat melaksanakan  percepatan penurunan stunting dengan melakukan terobosan yaitu melalui pendekatan pendampingan keluarga yang berkesinambungan mulai dari calon pengantin, ibu hamil dan ibu pasca salin, juga baduta dan balita.

Dalam rangka penurunan angka stunting Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Purworejo membagikan paket Gemarikan yang diperuntukan bagi ibu hamil, menyusui dan anak. Kegiatan Pemberian Paket Gemarikan dalam rangka upaya penurunan angka stunting antara lain dilakukan dengan meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat, salah satunya konsumsi ikan. Pemerintah Kabupaten Purworejo membagikan paket Gemarikan yang diperuntukan bagi ibu hamil, menyusui dan anak.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment