Sossialisasi Zoonis di Kabupaten Purworejo, Kasi PU & Trantib Kecamatan Purwodadi turut hadir
Sossialisasi Zoonis di Kabupaten Purworejo, Kasi PU & Trantib Kecamatan Purwodadi turut hadir

By administrator 16 Jul 2025, 13:31:50 WIB Rangkuman Berita

Berita Terkait

Berita Populer

Sossialisasi Zoonis di Kabupaten Purworejo, Kasi PU & Trantib Kecamatan Purwodadi turut hadir

Keterangan Gambar : Sossialisasi Zoonis di Kabupaten Purworejo, Kasi PU & Trantib Kecamatan Purwodadi turut hadir


Dalam upaya Pencegahan Penyakit Zoonis di Kabupaten Purworejo, BPBD Kabupaten Purworejo mengadakan sossialisasi Zoonis penyakit yang bisa ditularkan hewan ke manusia bertempat di Aula BPBD Kabupaten Purworejo. Kegiatan dihadiri oleh 16 perwakilan Kecamatan dan Instansi terkait.

 Kasi Pemerintahan Umum dan Trantibum Kecamatan Purwodadi menghadiri sosialisasi zoonosis (penyakit yg bisa ditularkan hewan ke manusia) di BPBD Kab. Purworejo pada Hari Senin, 14 Juli 2025. Beliau turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam mendukung penanggulangan potensi wabah penyakit zoonosis di wilayahnya.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, Dinas Peternakan, serta BPBD yang membahas tentang jenis-jenis penyakit zoonosis, mekanisme penularannya, hingga strategi pencegahan dan penanganannya di lapangan. Penyakit seperti rabies, leptospirosis, antraks, dan flu burung menjadi perhatian utama dalam diskusi.

Dalam wawancara singkat, disampaikan pentingnya edukasi dan koordinasi lintas sektor dalam menangani potensi penyebaran penyakit zoonosis. “Sosialisasi ini sangat penting untuk menambah wawasan kami di tingkat kecamatan agar dapat lebih sigap melakukan pemantauan dan tindakan preventif, terutama di daerah pedesaan yang masih banyak berinteraksi langsung dengan hewan ternak maupun peliharaan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak Kecamatan Purwodadi siap mendukung langkah-langkah preventif seperti edukasi kepada masyarakat, pengawasan peternakan, dan pelaporan dini apabila ditemukan gejala-gejala penyakit yang mencurigakan pada hewan atau manusia.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara instansi pemerintah daerah, kecamatan, dan desa dalam mengatasi ancaman zoonosis, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan lingkungan dan hewan peliharaan.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment