Pembukaan pelatihan pembuatan perahu berbahan Fiberglass Rainforced Plastik (FRP ) untuk masyarakat pesisir Kabupaten Purworejo
Pembukaan pelatihan pembuatan perahu berbahan Fiberglass Rainforced Plastik (FRP ) untuk masyarakat pesisir Kabupaten Purworejo

By MHusninu 12 Des 2025, 11:25:33 WIB Rangkuman Berita

Berita Terkait

Berita Populer

Pembukaan pelatihan pembuatan perahu berbahan Fiberglass Rainforced Plastik (FRP ) untuk masyarakat pesisir Kabupaten Purworejo

Keterangan Gambar : Pembukaan pelatihan pembuatan perahu berbahan Fiberglass Rainforced Plastik (FRP ) untuk masyarakat pesisir Kabupaten Purworejo


(Purwodadi,12/12/2025) Camat Purwodadi Sumarjana,S.Sos pada Hari Kamis, 11 Desember 2025 pukul 09.30 sampai dengan selesai menghadiri Pembukaan pelatihan pembuatan perahu berbahan Fiberglass Rainforced Plastik (FRP ) untuk masyarakat pesisir Kabupaten Purworejo yang bertempat di Aula Balai Desa Jatimalang. 

Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Mahasiswa dan Dosen Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang dalam menerapkan merupakan salah satu program yang dimaksudkan sebagai bentuk kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) berupa kegiatan Bakti Sosial (pembersihan pesisir), Sosial (keselamatan maritim) dan Workshop (Perbaikan perahu fiberglass).

Pelaksanaan pelatihan diawali dengan menyampaikan teori tentang FRP mencakup bahan FRP,penyimpanan dan penanganan bahan FRP, metode reparasi, K3 dan lingkungan. Pada kegiatan tersebut juga Camat Purwodadi beserta Forkopincam Purwodadi berkesempatan mempraktekkan Proses Pengeleman dalam Pembuatan Perahu berbahan FRP tersebut.

Fiberglass reinforced plastic (FRP) atau plastik diperkuat serat gelas, merupakan gabungan dari beberapa bahan (terutama serat gelas dan resin) membentuk lapisan-lapisan dan mengeras untuk membentuk laminasi yang solid. Jika disatukan dengan benar, laminasi dapat menjadi kuat dan kaku dengan ketahanan yang baik terhadap kelelahan dan pengaruh air. Jika dibangun buruk, laminasi mungkin masih terlihat baik di permukaan tetapi, karena kualitas yang buruk, dapat menurunkan setengah dari umur yang diharapkan atau bahkan kurang (Anmarkrud Thomas, 2009 p.1) dan (John McVeagh, et.all, 2010, pp.46-47) (JURNAL TEPAT: Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat, Volume 1, Nomor 1, Tahun 2018 hal.89).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment