Kasubag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo, Basuki Rakhmat, A.Md, S.P menghadiri rapat koordinasi laporan inovasi daerah triwulan III Kabupaten Purworejo tahun 2026
Kasubag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo, Basuki Rakhmat, A.Md, S.P menghadiri rapat koordinasi laporan inovasi daerah triwulan III Kabupaten Purworejo tahun 2026

By MasCandra 09 Sep 2026, 13:04:18 WIB Rangkuman Berita
 Kasubag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo, Basuki Rakhmat, A.Md, S.P menghadiri rapat koordinasi laporan inovasi daerah triwulan III Kabupaten Purworejo tahun 2026

Keterangan Gambar : Kasubag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo, Basuki Rakhmat, A.Md, S.P menghadiri rapat koordinasi laporan inovasi daerah triwulan III Kabupaten Purworejo tahun 2026


PURWOREJO - Kasubag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo, Basuki Rakhmat, A.Md, S.P menghadiri rapat koordinasi laporan inovasi daerah triwulan III Kabupaten Purworejo tahun 2026 di ruang rapat Bapperida (Rabu, 9/9). Kepala Bidang Rida, Sri Palupi, SE., M.Si membuka acara sekaligus menyampaikan paparan terkait evaluasi capaian dan strategi peningkatan kualitas inovasi daerah.
​Dalam pemaparannya mengenai Pembelajaran dari IGA 2026, ditekankan bahwa indikator SPD perlu dipersiapkan mulai dari T-2, yang mencakup Mandatory Spending dan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK). Selain itu, untuk Indikator SID, beberapa elemen penting yang harus disiapkan antara lain indikator kemanfaatan, bukti berupa video, keharusan adanya inovasi pada setiap urusan, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev).
​Rapat ini juga membahas syarat utama dalam Penentuan Nominator Kompetisi Inovasi Perangkat Daerah (PD) tingkat kabupaten. Untuk lolos sebagai nominator, inovasi harus memenuhi kriteria berikut:
​Mencapai skor minimal 75 hingga Triwulan 3.
​Memiliki keunggulan dalam rancang bangun.
​Menunjukkan indikasi kemanfaatan inovasi yang jelas.
​Salah satu fokus inovasi yang disorot dalam rapat adalah Pelayanan Inklusif pada Fase Kelahiran. Ruang lingkup inovasi pelayanan ini meliputi:
​Pengurusan Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan Kartu Identitas Anak (KIA).
​Integrasi layanan antara rumah sakit, puskesmas, atau bidan dengan Disdukcapil.
​Pelayanan khusus bagi kelompok rentan dan wilayah terpencil.
​Tujuan utama dari inovasi fase kelahiran ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memastikan seluruh bayi langsung memperoleh identitas hukum sejak lahir, serta menghasilkan inovasi yang dapat direplikasi dan diperluas skalanya menjadi praktik baik di tingkat nasional maupun global.
​Sebagai bentuk monitoring, forum ini turut meninjau daftar capaian skor sementara dari berbagai inovasi daerah yang sedang dalam tahap penerapan di berbagai urusan, mulai dari sektor penanaman modal, pemberdayaan masyarakat dan desa, fungsi penunjang lainnya, hingga pariwisata. Diharapkan melalui rapat koordinasi triwulan III ini, seluruh Perangkat Daerah dapat memacu penyempurnaan inovasinya agar memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Purworejo.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment