- Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Purwodadi Hadiri Bimtek Perencanaan dan Pemanfaatan Data
- Kecamatan Purwodadi Gelar Gladi Bersih Upacara Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026
- Kasi Pembangunan Kecamatan Purwodadi Hadiri Rakor Persiapan Penilaian Adipura Tahun 2026
- Sekcam Purwodadi Hadiri Sosialisasi Penyusunan Data Tanah Instansi Pemerintah
- Pelaksana Tugas Kasi Pemerintahan Umum dan Trantibum Kecamatan Purwodadi Hadiri Selapanan Desa Bongkot
- Sekcam Purwodadi Bersama ASN dan PPPK Ikuti Jalan Sehat Heritage Walking Tour Pasar Apresiasi Kabupaten Purworejo
- Sekcam Purwodadi Hadiri Kegiatan Bunda Literasi di Perpustakaan Daerah Kutoarjo
- Camat Purwodadi Hadiri Studi Tiru Program PBB-P2 Pemerintah Kabupaten Purworejo ke Kabupaten Malang
- Sekcam Purwodadi Hadiri Verifikasi Laporan Evaluasi Kegiatan PUG Tahun 2024 dan 2025
- Sekcam Purwodadi Hadiri Verifikasi Laporan Evaluasi Kegiatan PUG Tahun 2024 dan 2025
Semarak Merti Dusun Beji: Camat Purwodadi Hadiri Pagelaran Wayang Kulit \"Wahyu Katentereman\"
Semarak Merti Dusun Beji: Camat Purwodadi Hadiri Pagelaran Wayang Kulit \"Wahyu Katentereman\"
Keterangan Gambar : Semarak Merti Dusun Beji: Camat Purwodadi Hadiri Pagelaran Wayang Kulit "Wahyu Katentereman"
PURWODADI — Pemerintah Kecamatan Purwodadi bersama jajaran Forkopimcam menghadiri acara tradisi Merti Dusun di Dusun Beji, Desa Sumbersari, Kecamatan Purwodadi, Sabtu (08/08/2026) malam.
Acara adat bersitradisi ini dimeriahkan dengan pagelaran budaya Wayang Kulit yang membawakan lakon "Wahyu Katentereman", dibawakan oleh dalang kondang Ki Gunawan Hadi Widodo asal Desa Keduren.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Camat Purwodadi, Veny Yudha Apriyani, S.STP., M.H., didampingi Danramil Kapten Cpm Sutiyono, Kapolsek Purwodadi Kompol Sutarto, S.E., serta Kepala Desa Sumbersari beserta jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.
Camat Purwodadi, Veny Yudha Apriyani, menyampaikan apresiasinya terhadap warga Dusun Beji yang terus konsisten merawat nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
"Merti Dusun bukan sekadar tradisi tahunan sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menjaga kerukunan warga, serta melestarikan warisan budaya luhur seperti seni wayang kulit," ungkapnya di sela-sela kegiatan.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan meriah di bawah tenda utama. Tampak jajaran Forkopimcam duduk bersama masyarakat menikmati pertunjukan seni pertunjukan wayang hingga selesai dengan aman dan kondusif




